Boneka Seksual Kini Miliki Rambut Seperti Manusia Asli

Boneka seksual ataupun robot seksual di ciptakan menymaii manusia sungguhan serta dipakai sebagai ‘pasangan’ dalam melakukan hubungan seksualitas. Boneka seksual diciptakan selayaknya manusia sungguhan dengan sebuah tubuh yang lembut, elastis serta lentur.

Bukan cuma hal tersebut, beberapa boneka seksual cantik di beri sebuah kepintaran tiruan sehingga dapat menjalin kedekatan emosional dengan penggunanya yang disebut dengan nama robot seksualitas.

Bila umumnya pada anggota kepala boneka seksual cuma memakai wig atau rambut tiruan saja. Baru-baru ini terdapata inovasi yang baru di mana boneka seksualitas ini dibikin serupa mungkin dengan manusia asli. Pabrikan yang memproduksi boneka seksual cantik dan canggih tersebut bahkan mengisi anggota kepala dengan bulu atau rambut manusia. Enggak kaget bila bentuk boneka model perempuan asli.

Dikutip dari Daily Star, Louie Love sebagai Co-founder Silicone Lovers, pabrikan boneka seks silicone itu menuturkan bahwasannya boneka-boneka seksual yang paling baru dibikin kian menyerupai dengan manusia nyata, memiliki komposisi kulit, freckles sampai rambut sungguhan.

Rambut tak cuma ditanam di bagian kepala, akan tetapi pula di alis. Silicone Lovers bahkan membikin kulit boneka seks yang serasa mirip kulit manusia asli.

Bagi Louise, rambut yang diimplan di boneka seksual itu banyak di ambil dari Asia. Beragam brand yang saat ini sudah banyak yang memasarkan rambut manusia sungguhan.

Boneka Seksual yang miliki Rambut Manusia asli Ini seperti perempuan Sungguhan.

“Aku dapat menuturkan bahwa kepala boneka seks nampak asli, ini edan. Saya sendiri berbendapat bahwa mereka sudah sangat sama (tak dapat di bedakan),” ungkap Louise.

Louise menceritakan bahwa kian banyak boneka seksual yang sangat menyerupai dengan manusia asli. Menurutnya, bahkan terdapat yang menegur si boneka seksual itu.

“Saya banyak mengikuti kisah dari orang-orang yang mempunyai boneka seksual, beberapa sahabatnya menegur ke boneka seksnya sebelum menyadari sekian detik bahwa mereka tak hidup,” ungkap Louise.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *