Mengapa Penggemar Alat Bantu Seksual Kebanyakan Para Wanita?

Mengapa Penggemar Alat Bantu Seksual Kebanyakan Para Wanita?

Mengapa penggemar atau pembeli alat bantu seksual kebanyakan dari kalangan wanita?

Ini sama sekali enggak ada kaitannya dengan dorongan seksualitas wanita apabila di bandingkan dengan pria.

Namun, sebab suplai alat bantu seks yang paling banyak tersedia oleh para penjual seks toys ialah buat pembeli wanita. Mengapa bisa seperti itu?

Karena, alat bantu seksual buat pria tersebut memang modelnya tidak banyak ataupun hanya itu-itu saja dan jarang muncul inovasi terbaru, serta dengan harga yang condong lumayan mahal dari pada alat bantu seksual buat wanita,” ungkap ahli Seksologi Unud, Dr. Oka Negara, S Ked, FIAS ke pihak sumber tulisan ini.

Memang terdapat vaginator, alat bantu seksual buat para penggemar alat bantu pria.

Namun, alat bantu seks model tersebut sangat simple, sehingga enggak banyak bikin para lelaki tertarik buat berbelanja.

Tak cukup buat memberikan kepuasan hasrat pria, sehingga banyak yang beranggapan mending mencari pekerja seksual komersial aja.

Terdapat alat bantu seks yang semakin pas buat para lelaki, namun sebenarnya alat tersebut kian serasi dan yang dinamakan sebagai real seks dolls ataupun boneka seksual.

Real seks dols tersebut dapat seukuran dengan manusia asli pada umumnya.

Di luar negeri produk Real seks dolls telah berkembang dengan pesat.

Real seks dolls bahkan telah seperti pengganti para wanita, sebab memang seukuran manusia sungguhan.

Demikian bagus dan detail dalam pembuatannya, terdapat boneka seks yang begitu menyerupai dengan gasis perawan sungguhan.

Cocok untuk penetrasi, dilengkapi dengan suara desahan merintih dari boneka seks. Terdapat pula alat untuk mengatur suhu pada boneka seksual.

Katanya, karena begitu nyamannya memakai boneka seks ini, sebab contohnya tak mungkin bawel layaknya wanita sungguhan, sehingga harga dari alat tersebut dapat mencapai hingga Rp. 200 juta perboneka di luar negeri seperti di Negara-Negara Asia atau di eropa.

Dari pengalaman di lokasi praktikku, pria serta wanita serupa saja mengenai dorongan serta nafsu seksnya.

Mereka yang menggunakan alat bantu seks pada dasarnya menginginkan fantasi seksualitas.

Mereka mau membayangkan berhubungan intim dengan orang yang menjadi idolanya.

Dalam konteks berfantasi hubungan seksual ini, alat bantu seks sebenarnya bukanlahmerupakan seks toy, namun alat bantu sex untuk bermasturbasi.

Akan tetapi perlu diingat, terdapat bahaya buat melakukan masturbasi dengan alat bantu seks. Ada resiko ataupun bahaya dari alat bantu dildo atau vibrator maupun vaginator itu kotor maupun bahannya yang kasar serta mengakibatkan iritasi ataupun lecet-lecet pada alat vital. Resikonya dapat lumayan serius.

Hubungan intim yang sukses tersebut ada tiga hal. Pertama, hubungan intim yang sudah di sepakati. Kedua, hubungan intim yang tak menyebabkan efek buruk : serta yang ketiga hubungan seks yang saling menguntungkan atau nikmat bersama dengan pasangan.

Dalam hal hubungan intim yang di sepakati, dapat saja salah satu pasangan menyepakati buat memakai alat bantu seks, contohnya demi munculnya variasi ataupun banyak gaya dari pada monoton.

Jadi bila pakai alat bantu seks, tersebut perlu di pastikan aman. Bila terdapat pasangan, ya pastikan sang pasangan merestuinya, dalam artian alat bantu tersebut sebagai sebuah variasi dalam melakukan hubungan seks ataupun sebagai substitusi pada saat sedang berpisah dari pasangan.

Akan, janganlah pemakaian alat bantu tersebut sebagai sebuah prioritas dalam kegiatan hubungan seksual. Yang utama ialah melakukakn hubungan secara alami dengan pasangan yang sah.

Sebaiknya, buat para kawula muda yang belum kawin, bila ada dorongan hasrat yang sangat kuat ya lampiaskan dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang positif. Contohnya menekuni hobi yang disukai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *