Trauma Akibat KDRT, Yuni Shara Memilih Datangi Toko Alat Bantu Seks

Dengan terus terang, Yuni Shara mengakui kepada Deddy Corbuzier pembawa acara hitam putih bahwa dirinya saat ini enggak memiliki kekasih serta pula rekan dalam hubungan intim. Buat memenuhi kepuasan hasratnya, ibu dari dua anak ini memilih buat menggunakan ‘teman rahasia’.

“Enggak ada seks company. Terdapat secret. Secret namun enggak merepotkan, saya dapat simpan sendiri, saya dapat sesuaikan sendiri, this is my best friend,” urai Yuni Shara di channel YouTube milik Deddy.

Yuni mengatakan bahwa dia belum dapat menikmati berhubungan seks dengan lelaki. Dikarenakan ia masih trauma sebab KDRT yang di lakukan oleh mantan suami pertamanya yang di lakukan selama mereka mengaru bahtera rumah tangga. Selama melakukan hubungan, Yuni cuma melayani sang suami, tetapi dia tak pernah menikmatinya serta enggak merasakan orgasme dengan seorang lelaki.

1. Belanja di Belanda

Trauma tersebut membikin Yuni enggak pernah dapat merasakan orgasme saat melakukan hubungan. Tak cuma dengan suami pertamanya, saat melakukan hubungan dengan suami keduanya juga, trauma tersebut masih dirasakan oleh Yuni.”Sesudah tak dengan hal tersebut semuanya (pisah), di usia tua, saya pergi ke Negara Holland (Belanda). Saya pergi ke toko alat bantu seks shop. Saya bertanya-tanya. Sebab Tidak ada yang tahu saya, saya tanyakan saja. Ini yang terbaik apa. Semenjak itu saya memiliki ‘sahabat’,” ungkap Yuni.

“Serta kamu dapat orgasme?” sahut Deddy.

“Dapat,” jawaban Yuni.

“Tak dengan pria?,” tanya Deddy lagi.

“Tidak,” jawab Yuni lagi.

“Tunggu, tunggu,” kata Deddy.

“Namun bukan seperti wanita pula lho ya,” jawab Yuni.

“Jadi kamu nAnda enggak pernah orgasme dengan sseorang pria?” tanya Deddy.

“Nyaris enggak,” jawab Yuni.

2. Trauma Mendalam

Yuni sudah berusaha pergi ke dokter untuk mengobati trauma yang ia rasakan. Namun sampai sekarang ia masih belum bisa menyembuhkannya.”Begitu sudah misalnya mau berhubungan yang lebih jauh, lebih intim. Itu agak-agak, ciuman sih oke sih. Kalau yang udah agak lebih itu, takut sakit. Sakit gitu,” ujar Yuni.

“Tunggu, sakit? Karena kamu nggak menikmati mungkin ya?” sahut Deddy.

3. Beragi ke Sahabat

Dengan keadanya kini, Yuni malahan bersyukur. Sebab dia tak perlu mencari pasangan buat memenuhi kepuasan seksualitasnya. Dia juga memberikan alat bantu sex tersebut ke sahabat-sahabatnya.

“Kehebohan yang edan sebab keperluan tersebut. Serta semuanya kubagikan ke sahbat-sahabatku. Jadi yang sendirian, yang rada stres, ‘Nih supaya kamu enggak stres’ Bahagia semuanya. Jadi kalau saya bicaradengan sahabat-sahabat, contohnya : Sepertinya lo perlu ini. Saya katakan, Ingin tidak, Mereka ingin..ingin…ingin semuanya. Mereka gunakan. Nikmat bukan. Mereka dapat semakin kreatif, dapat ini dan itu,” urai Yuni.

“Tanpa perbincangan sesudah itu di ranjang yang dapat bmembuat ilfil kan,” tanya Deddy.

“Itu bukanlah masalah kita. Namun yang paling utama mereka senang secara penggunaan. Maunya digunakan berdua, ataupun digunakan sendirian,” jawab Yuni.

“Boleh saya minta satu tidak?” sahut Deddy.

“Untuk kekasihmu ya?” provokasi Yuni sambil tersenyum.

“Ambilah sisi positifnya, janganlah diambil yang sisi negatif di sini. Ini self healing, menyngobati diri sendiri,” Deddy menutup sesi tanya jawab.